Sarang Lebah

28 Agustus, 2008


Hore.......... Hore..........

Hore.......... Hore..........

Hore......... Hore..........

Hore......... Hore..........

Akhirnya desain aku bisa diterima, yah meskipun cuma buat permainan anak-anak, aku dah cukup bangga lah ma hasil karya Q sendiri. dari hasil keringat dan jerih payah antara aku, nurul sama mb olip yang selalu dukung buatan aku ini. ga lupa juga buat semua tim MATOA terutama pak BUDI HARTONO yang sudah melaunchingkan dan mempromosikan permainan yang aku buat ini. bisa launching ditempat mewah seperti Senayan City dan juga dimainkan oleh Bapak Menteri Lingkungan Hidup saja sudah wah banget aku ini. aku tidak menyangka sama sekali kalau permainan ini bisa sampai semeriah ini. bisa dihadirin banyak anak-anak dan pejabat-pejabat penting.

yah doakan saja semoga saya bisa membuat yang lebih bagus dan lebih menarik di edisi yang kedua. kalau mungkin dari Anda ada yang tertarik dengan permainan ini, anda bisa hubungi saya di email : dyas_cost@yahoo.co.id, dyasadesign@gmail.com YM: dyas_cost atau hubungi crew MATOA di www.matoa.org. dapatkan permainan ini secara eksklusif dengan cara memesannya sekarang juga. "Buruan sebelum kehabisan, karena persediaan hanya terbatas".


Kutipan dari Media :

* Koran Republika Online

"Peluncuran permainan sarang lebah itu adalah bagian dari kegiatan kampanye lingkungan hidup di kalangan anak-anak. Kegiatan tersebut bertajuk “Suara Anak tentang Lingkungan Hidup Indonesia: Pesan untuk Para Pemimpin Negeri”.

Direktur Matoa Albarits, Budi Hartono mengatakan, pihaknya berharap permainan edukatif sarang lebah bisa menjadi media bermain, sekaligus mengajarkan peran aktif melestarikan lingkungan hidup sejak dini.

Permainan itu dirancang tiga anak muda lulusan Sekolah Menengah Kejuruan II Semarang, jurusan desain grafis yaitu Wiwid Widyastomo, Siti Kholifah dan Nurul Aprilia.

Wiwid selaku konseptor mengatakan, inspirasi merancang datang dari kepeduliannya terhadap lingkungan hidup.

"Permainan ini bertujuan agar anak-anak mengetahui tentang lingkungan hidup melalui permainan," ujar Siti Kholifah yang juga sebagai salah satu perancang permainan sarang lebah."


Lebih Lengkapnya, kunjungi Website ini :
http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/19/news_id/4617


* Koran Kompas

"Pada kesempatan ini juga, panitia meluncurkan permainan edukatif lingkungan hidup. Permainan yang dinamakan "Sarah Lebah" ini dibuat khusus untuk menumbuhkan kesadaran akan kelestarian lingkungan hidup sejak dini. Permainan ini merupakan modifikasi dari permainan ular tangga, remi, dan monopoli.

"Keunggulan permainan "Sarang Lebah" adalah mendidik anak-anak secara kognitif, yaitu dengan melatih kecerdasan membaca, menerapkan, dan meniru. Afektif, yaitu dengan melatih emosional untuk mengubah perilaku dan mendengarkan. Dan psikomotorik, yaitu dengan melatih kemampuan untuk bertindak," tutur Direktur Matoa Albarits Budi Hartono.

Menurut Budi, permainan anak yang mendidik adalah permainan yang memungkinkan interaksi antara anak-anak, dan menggabungkan unsur kognitif, afektif, dan psikomotorik."


Lebih Lengkapnya, kunjungi Website ini :

http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/15/1649270/aspirasi.anak-anak.inspirasi.untuk.penanganan.lingkungan.

0 komentar: